Dengarkanlah Dia, terambil dari Kisah rasul 3:22 – 26.
Pak yahya,
kita sudah mensharing kan FT/ tentang Kehendak A/, pada minggu pertama bulan
ini kita membahas benih yang menghasilkan buah minggu ke-2 pak JK membahas
tentang kamu harus dilahirkan kembali, minggu ke-3 tentang pengudusanmu, dan
minggu ke-4 ini Kehendak A/ : dengarkanlah Dia.
Silahkan di
sharing kan pak JK:
Ada satu perkataan
yang sangat menarik dikatakan disitu, Dengarkanlah Dia. Perkataan ini juga
pernah dikatakan oleh A/ ketika Y/ bersama murid2 Y/, berada di suatu gunung
lalu Allah berkata disitu, dengarkanlah Dia
dan ketika A/ berkata dengarkanlah Dia, maka yang ada pada saat itu disana
hanyalah Y/ sendiri. Ada satu hal yang diperlihatkan disini untuk
setiap hidup didalam keselamatan yang dikehendaki itu maka kita harus
mendengarkan Y/,
Musa mengatakan dengan jelas, dan mengapa ini dikatakan kepada
bangsa Israel pada waktu itu, karena mereka sendiri mengaku keturunan dari
Abraham, dan Musa menjadi Nabi yang sangat dibanggakan oleh mereka, namun
ketika Petrus berhadapan dengan orang2 ini, Petrus mengutip ayat2 yang
dikatakan tadi itu (ayat 22 Kisah Para rasul 3).
Musa telah mengatakan bahwa T/
akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara saudara mu sama
seperti aku, “dengarkanlah Dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya
kepada mu.” Ini penting karena Musa tidak hanya berhenti di ayat 22. Perhatikan
ayat 23, ini suatu warning, peringatan, dan akan terjadi (kata Petrus) bahwa
semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, dan nabi ini pasti Y/ yang
dituju, pada waktu itu kalau kita lihat dengan konteks yang ada. (Bagi mereka
yang tidak mendengarkan nabi itu akan dibasmi dari umatnya.
Penting sekali ada
konsekwensinya) bukan konsistensi saja
tetapi ini nubuatan dalam hal ini Musa 4:14d, bangsa Israel sangat bangga
kepada Musa, tetapi Musa juga tidak menutupkan realita bahwa jika kamu ndak
mendengarkan Y/ maka kamu akan dibasmi.
Kemudian
Petrus mengatakan pada ayat 25 kamulah yang mewarisi nubuat2 itu, maksudnya
orang2 yang ada saat itu, kalau kita melihat tulisan dalam Kis Para Ras 3 ini,
ini peristiwa dimana Y/ sudah naik ke sorga, dan RK/ sudah turun, tetapi Petrus
mengutip bahwa kamu harus mendengar nabi itu. Dia mengaitkan bahwa setiap orang
harus mendengar Y/.
Sementara waktu itu kalau menurut gereja2 sekarang, Y/ sudah naik ke sorga, bagaimana anda bisa
dengar Y/, kalau Y/ tinggal di Sorga, dan ayat 25 mengatakan kamulah yang
mewarisi nubuat2 itu, artinya mereka ini yang Y/ telah naik ke sorga dan RK/
turun, mereka orang2 yang ada pada saat itulah yang mendapat warisan mengenai
nubuat2 itu dktl, orang2 itulah yang harus mendengar Y/ berkata kepada mereka.
Tapi bagaimana
kalau kita mengajarkan Y/ belum datang kembali. Sementara dikatakan bagi mereka
yang tidak mendengarkan nabi itu
pribadiNya sendiri akan dibasmi dari umat kita. Ndak dikatakan bahwa mereka yang tidak mendengarkan RK/ akan dibasmi
dari umat kita. Tidak mendengarkan Y/ itu akan dibasmi.
06:22d, kamu
akan mewariskan Dia yang berkata2 kepada kamu. Perhatikan didalam ayat 26. Dan bagi
kamulah pertama2 A/ membangkitkan HambaNya
(Yesus) dan mengutusNya kepadamu.
Jadi kalau
Y/ masih tinggal di sorga, bagaimana Y/ diutus kepada mereka yang 2000 thn yang
lalu?
Petrus
mengatakan suatu kebohongan kalau Y/ belum datang kembali kepada mereka.
Pertama2 A/
membangkitkan hambanya dan bukan atau.
Kebanyakan kata gereja2 sekarang Y/
masih di sorga, nanti Dia akan datang kembali lalu bagaimana Kisah Para Ras 3:26 ini?.
08:00d: dan Dengarkanlah Dia.
(Stay tune-jangan
kemana mana, kita akan membahas FT/ lebih tajam lagi bersama bapak JK. Jadi di
ayat 26 jelas bahwa A/ mengutus AnakNya). JK: seperti yang saya katakan, suatu hal yang meniadakan A/ yang kita
sembah Bapa, Anak, dan RK/, jikalau kita berkata yang ada pada kita hanya RK/.
Jadi bukan
suatu peristiwa ohh berbahagialah engkau yang menantikan Y/. Kalau engkau menantikan
Y/ engkau tidak akan mendengarkan Dia.
Kita
berpikir kita mendengarkan Dia, tidak! Engkau menghayal “mendengarkan Dia.”
Jadi banyak orang hidup dalam khayalan.
Bagaimana
saya tahu itu khayalan? Dari pemahamannya dia. Oh saya mendengarkan T/
berbicara pada saya pak, saya mendengarkan Y/ berbicara, kok Y/ ndak ada padamu
kok bagaimana bisa engkau mendengarkan Dia berbicara padamu. Memangnya Dia
berbicara dari sorga dan Dia tidak berada padamu.
Ketika
Petrus, Yohanes berada di bukit transfigurasi itu Y/ diperlihatkan dan ketika
Yohanes terpukau dengan apa yang diperlihatkan kepada mereka waktu di gunung
itu, Petrus yang barusan berkata2 ini dengan jelas berkata kepada Y/,
Rabbi
betapa bahagianya kami berada di tempat ini (dapat dibaca di Markus 9:5), baiklah kami dirikan di
tempat ini tiga kemah, satu untuk
engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia. Dia ingin mendirikan gereja, Dia
ingin mengungkung ke-tiga orang itu ada didalam gereja yang dia bangun. Tetapi
kemudian mereka mendengarkan perkataan dari dalam awan itu “inilah Anak yang Ku kasihi, Dengarkanlah
Dia.” Kelihatan keinginan Petrus
membangun tiga gedung gereja ini mulia,
Seharusnya kalau itu sesuai Kehendak A/, makanya perkataannya berbunyi begini “inilah Anak yang Ku kasihi, bangunlah kemah
buat Dia.” A/ ndak care dengan keinginan Anda membangun rumah buat A/,
memberikan sesuatu buat A/, itu bukan Kehendak A/, Kehendak A/: dengarkanlah
Y/.
Hahahhh.
Kamu kan mau bangun tiga, jangan deh, satu aja deh tidak tuch.
Apa artinya anda membangun gereja besar2
apa artinya anda membangun jemaat besar2, tetapi kemudian anda tidak pernah
mendengarkan Dia?
Tetapi
kemudian didalam gereja itu anda membangun berhala2 anda menyingkirkan Y/ dari kehidupan anda.
13:04d.
Sekarang banyak bukan murid Y/ ngaku murid Y/ mau bangun gereja, ini Petrus
jelas murid Y/, dia bangun kemah saja ngak dijawab sama A/, A/ katakan ini Anak
yang Ku kasihi, Dengarkan Dia, bukan bangun gereja buat Dia, Sekarang mari
kita bangun gereja buat T/, emangnya T/ perlu gereja? Saya ngak menentang pembangunan gereja, silahkan saja, tapi itu bukan buat T/, itu memang buat
anda, mungkin buat orang berkumpul, tapi itu bukan buat T/. jangan tipu manusia yang ada disitu dengan
mengatakan itu buat T/. T/ ndak perlu bangunan, yang perlu uch kita,
keperluan kita itu hanya untuk berkumpul, bukan untuk mengungkung T/ dalam
bangunan itu.
Kita tidak
pernah disuruh membangun bangunan gereja, untuk T/ hadir didalamnya,
Dengarkanlah Dia.
Nah ini
adakah kita mendengarkan Dia? 14:09d.
Sekali lagi
saya katakan jikalau pemahaman kita Y/ belum datang, maka anda tidak bisa akan
mendengarkan Dia.
Jangan membawa
nama A/ didalam kehendakmu.
Kehendak A/ itu hanya satu yaitu Kristus.
Dan hendaklah kita hidup dalam Kristus.
Kalau kita
hidup didalam K/ maka itu kita hidup dalam Kehendak A/. Jadi Kehendak A/ itu
bukan teori. Apa itu kehendak A/. lalu kita bertanya2 kalau kita tidak hidup
dalam K/ engkau tidak tahu Kehendak A/ sekalipun orang yang berada dalam K/ mengatakan
kepadamu engkau tidak bisa tahu kehendak
A/.
Bagaimana
orang bisa berhotbah tentang Kehendak A/, kalau orang itu tidak berada dalam
K/. Bagaimana orang bisa berhotbah tentang Kehendak A/, kalau orang itu menatikan
Y/ datang.
Sementara
Kehendak A/ itu adalah K/ sendiri.
Bagaimana
dia bisa tahu kehendak A/ kalau K/ tidak datang pada dia?
Kalau K/
tidak ada didalam dia.
16:42d.
Tidaklah
heran kalau teriaknya berubah2. Bahkan pemahaman dia tentang Y/ datang pun
tidak jelas. karena bagi dia Y/ belum datang kock.
21:17d.
Karena Y/ sudah diberikan kepada kita. Sudah.
Pemberian RK/ di Kis P R 2, yang kemudian mengikuti dalam peristiwa2 itu mereka
mulai menyadari, bahwa K/ ada pada kita.
Kalau kita
membaca Alkitab, Alkitab tidak pernah tertutupi. Problemnya banyak orang tidak mau melihat Alkitab tetapi mendengar kata
orang. 21:48d.
Kan tadi
dikatakan dengarkanlah Dia bukan “dengarlah pendeta”
29:19d: K/
tidak bisa diatur oleh kita, bukan anda
berpuasa lantas T/ langsung berbicara, itu berarti anda yang ngatur T/,
ndak seperti itu hidup dalam K/, hidup
dalam K/ seperti tadi dikatakan “dengarkanlah Dia” bukan berpuasa dan lain
lain.
29:47d: Dari
James di JakSel, dalam Alkitab kita pasti isinya sama, kenapa pemahamannya
berbeda2, apakah bisa diseminarkan untuk menyamakan penjabaran dari Alkitab,
supaya tidak membuat bingung kami sebagai jemaat Kristiani, masing2 dominasi
gereja orang cerdas bertitel Dr, Profesor, mohon respon bagaimana ini?
JK: soal
masing2 gereja punya ajaran, “ndak ada gereja satu dalam pengajarannya, makanya
anda lihat banyak macam denominasi, dan itu punya macam2 doktor juga
didalamnya, tetapi mengapa macam2 denominasi ini bisa berbeda2 itukan harus
menjadi pertanyaan, itu satu bukti bahwa
gereja (organisasi) itu bukan T/ yang punya, karena kalau T/ ndak mungkin
Dia berbeda2, ndak mungkin yang satu baptisan percik, atau baptisan selam, lalu
tanda kutipnya saling menyindir, kadangkala, ndak mungkin kalau T/ nya satu,
jadi pemahamannya harus satu, itu bukti sebenarnya hadirnya berbagai
macam denominasi itu membuktikan
betapa injil manusia itu beredar
diantara kita, tetapi disisi yang lain OP/ buat mereka diberikan RK/ bukan
diberikan gereja, diberikan RK/ supaya mereka bisa membedakan manakah Kehendak
A/, dktl, kalau mereka memiliki RK/, maka mereka akan tahu Kehendak A/. dktl kalau kehendak A/ itu K/, maka mereka
memiliki RK/ mereka akan tahu K/ ada pada mereka. 31:31d.
37:04d RK/
akan berbicara hal2 yang dikatakan Y/.
RK/ tidak pernah berbicara tentang hal yang lain, sekalipun RK/ membukakan tentang Daud, tentang Musa, tetapi Dia
berbicara tentang K/. Jadi bukan tentang Nabi2 itu saja dan mengangkap
derajad nabi2 itu lebih dari K/. karena nabi2 itu tanda kutip hanya pesuruh2 A/
untuk memberitakan K/. 37:30d.
Ini dari
Laode, syalom pak pendeta: bukankah berbagai denominasi dalam Kristen ndak terjadi
seperti gereja mula2 ada golongan2, Apolos, Paulus dan lain2.
Pak JK: Ndak
ndak mereka bukan gereja, kalau kita mengangkat gereja itu TK/,
39:08d.
Gereja adalah TK/, orang2 yang hidup
dalam golongan itu bukan gereja. Bukan
TK/, itu yang dikritisi oleh Ras Paulus.
Kalau kamu
berkata aku dari golongan A, dari
golongan B, aku denominasi A, aku denominasi B, aku gereja A atau gereja B,
kamu bukan Tubuh Kristus (TK/). Kamu golongan iya, itu bukan hal yang jelek
untuk memiliki sebuah golongan, tetapi kalau
kamu hidup menurut golongan itu maka engkau tidak hidup menurut K/.
Kita punya satu kehidupan yaitu K/, dan itu menunjukkan bahwa kamu masih
manusia duniawi, dan bukan manusia rohani, kalau masih terikat dalam golongan2
itu, bukan TK/, (pak DD: karena memang didalam
K/ sudah jelas seperti yang pernah pak JK sampaikan bahwa tidak ada Yunani,
tidak ada Ibrani), karena banyak orang ditarik2 ke akar ibrani, ngak ada
ibrani didalam K/, jangankan ibrani, Indonesia aja ngak ada didalam K/, jadi
didalam K/ tidak ada golongan2, tidak ada ras, tidak ada warna kulit, tdak ada
seperti itu, bagaimana anda kembali mengikat orang pada kelompok2 seperti itu?
40:21d.
RPK KYM 9
September 2019
Tema
Kehendak A/, hidup didalam K/.1 Yohanes
5:18-21
2 minggu
yang lalu kita sudah membahas Kehendak A/. Dengarkanlah Dia, apa yang
dmaksudkan oleh YK/.
Minggu lalu
Kehendak A/, hidup sebagai anak2 terang.
Ayat 8 kita tahu ada pengetahuan. Bukan imajinasi. Setiap orang yang
lahir dari A/ tidak berbuat dosa. Setiap orang yang lahir dari A/ dilindungiNya
sehingga si jahat tidak dapat menjamahnya.
Ayat 19 kita tahu ada pengetahuan. Bahwa kita
berasal dari A/ sementara seluruh dunia berada dibawah kuasa si jahat.
Sementara kita yang berasal dari A/ juga masih ditempatkan dalam dunia yang
berada dibawah kuasa si jahat ini walaupun kuasa itu sudah dikalahkan oleh Y/
sehingga setiap orang yang berasal dari A/, mereka tidak berada dibawah kuasa
si jahat, walaupun mereka berada di tempat dimana si jahat itu berkuasa.
Ayat 20 akan tetapi kita tahu, ada pengetahuan
disini. Ada pemahaman bahwa Anak A/ telah datang. 1 Yohanes ini tidak ditulis
sebelum Y/ mati, tetapi ditulis sekitar tahun 60-an, 30 tahun sejak Y/ naik ke
sorga. Banyak orang masih menantikan Y/
datang supaya mereka bisa berkuasa dengan Y/. (apabila anda masih menunggu
Y/ datang maka anda tidak memiliki kuasa karena YK/ adalah Sang Kuasa.
akan tetapi kita tahu, jadi umat A/ pada waktu itu tahu bahwa
Anak A/ telah datang.
Jadi Dia telah datang dan mengaruniakan
pengertian kepada kita. Bagaimana
mungkin kita masih menantikan Y/ datang kembali.
Ayat ke 20
bukan maksud waktu Y/ datang dalam daging. Ini tertulis jelas.
Ini kita
berbicara tentang Y/ bukan RK/ saja yang memberi kita pengertian. Waktu Y/
datang dalam daging, tidak ada pengertian.
Waktu Y/ datang dalam daging, Dia
memberikan perumpamaan2 kepada manusia, bukan pengertian2.
Walaupun
perumpamaan2 itu diberikan kepada murid2Nya tetap saja murid2 tidak mengerti.07:22d.
(Pak Su)
11:37d Kalau Anak A/ belum datang maka kita pun tidak memiliki pengertian yang
benar dan tidak mengenal yang benar.
(JK)
Sebangga bangganya aku punya RK/ apa yang RK/ mau terangkan kalau Y/ tidak ada
pada anda dan anda tidak ada didalam Y/.
Kalau
diterangkan itu juga hayalan kenapa! karena tidak ada Y/ nya.
Bagaimana
saya menerangkan pada anda suatu pribadi sementara pribadi nya tidak ada pada
anda.
Bagaimana
RK/ menerangkan hal itu sementara kita ndak pernah bertemu dengan pribadi yang
diterangkan itu.
Itu hanya
imajinasi.
1 Yohanes
5:20 bahwa Anak A/ sudah datang kepada kita, tentu saja kepada OP/, karena
surat ini ditujukan kepada OP/.12:37d.
Ia telah
datang, ayat ke 20 saya bacakan sekali lagi kita tahu bahwa Anak A/ telah
datang. Tulisan ini dituliskan setelah 30 tahun Y/ naik ke sorga.
Artinya di
masa merekapun Y/ sudah datang.
Apalagi
sekarang bagi kita yang percaya kepada Dia.
Janganlah
kita menyembah berhala. Ayat 21. Waspadalah terhadap berhala. Tentu saja engkau
harus waspada kepada mereka yang memberitakan berhala itu, sekalipun berhala
itu bernama Y/. Apapun yang engkau sembah pakai nama Y/ tetapi engkau tidak
mengenalnya, engkau menyembah berhala.
Mau
dinamanya Y/, Yahwe kek Yehova kek, apapun yang dinamai kalau engkau tidak
memiliki pribadi itu engkau menyembah berhala. Ndak berbeda dengan animisme,
ndak berbeda dengan orang yang menyembah pohon, Kalau engkau memiliki K/ maka K/ itu harus ada padamu.
20:26d
Kristus harus ada padamu, itu memiliki. Tentu saja engkau harus mengenalNya.
Kis Rasul
3:19. Sadarlah
Anda perlu
bertobat, karena anda hidup didalam dosa. tentu harus dilihat konteks dari Kis
Rasul 3:19. Kepada siapa hal itu dikatakan. Didalam K/ tidak ada dosa. Kan
orang sering berkata “kita kan masih manusia” ya. Anda ya, tapi K/ tidak.
Silahkan
saja anda masih manusia, tapi jangan katakan bahwa didalam K/ masih ada dosa.
Mereka yang
hidup didalam K/ mereka tidak berbuat dosa.
27:02d
orang2 yang hidup didalam K/ mereka
tidak berbuat dosa.
Apapun titel
anda, mau pendeta, mau guru besar, kalau anda berbuat dosa, anda tidak hidup
didalam K/.
32:54d. mari
kita memuji T/, Dia hadir di tengah2 kita. Tapi Dia belum datang itu
bagaimana?.
Itu ucapan2
yang tanpa pengertian. Itu kata2 WL yang penuh formalitas. Pembodohan kalau
menurut saya. Kita menyembah Dia, Dia hadir diatas pujian, lantas Dia hadir kan
Dia datang. (Dia pergi lagi). Kapan anda tunggu Dia datang lagi. Kata2 orang
yang tidak tahu bahwa Dia sudah ada didalam mereka. Orang2 yang tidak mau
realita K/ itu ada pada mereka, mereka tetap mempertahankan mendingan Y/ tidak
ada pada mereka. Lebih baik K/ di jauh sana dari pada kejahatan mereka terlihat.
(Mungkin fenomena orang ngak percaya bahwa hidup itu K/. Mereka merasa itu
upaya mereka, hidup itu). Itu bagi
mereka yang belum menerima kehidupan.
(Ayat 18
sulit bagi mereka percaya). Karena
mereka masih dalam daging. Bagi mereka yang ada didalam K/ tidak berbuat dosa.
kalau ada pendeta yang mengatakan itu, maka pendeta itu dalam daging. Masa anda
mau ikut pendeta yang dalam daging. 34:03d bagi yang didalam K/ tidak berbuat
dosa.
anda yang
dalam daging sulit mengerti. Bagi mereka dalam K/ sulit berbuat dosa. Anda
Harus ikuti orang yang hidup dalam K/.
Kita semua
tahu realita kebenaran itu namun kadangkala banyak orang mau menutupi. Tidak mau kebenaran itu terlihat. Tidak
mau kebenaran itu dinyatakan. Hidupnya
dalam kejahatan sebenarnya.
Pak Adreas di
Tangsel. 34:39d. Kenapa pak banyak sekali orang tidak mengerti. Ayatnya sudah
jelas. apakah ini karena hati mereka sudah ditutup T/ atau orang2 ini yang
menutup hatinya?
JK: bisa
saja orang2 itu tidak pernah lahir baru, tapi ngaku2 lahir baru karena punya
titel2. Bisa saja orang itu tidak mau terlihat kejahatannya, sehingga yang dia
beritakan adalah hal2 yang gelap sebenarnya.
Kita sudah
bahas minggu lalu, yang gelap itu imajinasi. Tapi setiap kita masing2 punya tanggung jawab, apakah kita masih mau
digembalakan oleh orang2 seperti ini, setiap kita punya tanggung jawab
bahwa kita punya keselamatan yang dibrikan A/, kitalah yang bertanggung jawab,
bukan orang lain, ada baiknya anda melihat orang lain, tapi tidak baik anda
melihat orang lain tanpa kita melihat diri kita sendiri bagaimana? 35:31d. Nah
kita yang harus berubah, kita harus melihat K/ yang sudah ada pada kita.
(Pak Him: Syalom
sahabat pendengar, ini Ibu Sisca di Tanggerang, Kalau K/ ada dalamku masihkah
kita perlu berdoa kepada TY/? Disaat kita mau tidur, mau makan) JK: Doa itu bukan formula, Doa itu adalah
persekutuan, tetapi kenapa orang berdoa pada saat makan dan minum dan saat
tidur? Karena mengikuti ajaran manusia, sejak kecil kita diajarin begitu, dan
ketika anda sudah dewasa anda harus berpikir apakah hal2 tersebut bermanfaat,
saya tidak katakan bahwa hal itu tidak bermanfaat, tidak! Kan tergantung persekutuan kita dengan T/, anda bisa doa dimana saja kapan saja karena T/ tidak
terbatas pada waktu anda tidur atau pada saat anda makan. Saat sedang nyetir,
saat sedang jalan kaki, doa bisa terjadi hadir karena kita sudah berada dalam
K/, bukan ajaran K/ yang harus kita ikuti, doa dulu sebelum tidur, doa dulu
sebelum makan,
Tetapi apakah
kita mengerti doa itu.
Pak Su: Kita yang sudah dalam K/ akan benar2 mengerti
dan tau akan berbeda doanya dengan orang yang belum mengerti bahwa Y/ ada
didalam Dia? Pak JK: ya benar.
*Disitulah pentingnya Iman, karena doa itu harus dengan Iman juga, dan tanpa
seseorang dengan Iman maka apa yang diperbuat adalah dosa, sekalipun dia
berdoa ratusan kali dalam sehari, tetapi apapun yang diperbuat itu dosa.
(Pak Him
dari 08961385xxxxxx: Malam pak JK apa arti omnipresent? Ini sering dipakai
sebagai senjata kuat bagi orang percaya, tapi
mereka juga percaya bahwa K/ ada didalam hati OP/ namun kedudukanNya
tetap di sorga).
Omnipresent bisa berada dimana saja. Kalau Y/bisa
berada dimana saja, mengapa anda tunggu2 Dia datang. 37:42d. kalau kita bisa
percaya Omnipresent : A/ bisa berada diaman saja lalu sorga bisa ada dimana
saja di hati anda bisa saja, lalu ngapain
anda tunggu2 Dia datang? Kan, suka2 Dia, itulah Omnipresent tetapi Alkitab berkata bahwa Dia ada didalam kamu,
dan kamu ada didalam Dia. Jadi tidak tergantung pada perkataan apakah Dia
omnipresent, tetapi apa yang A/ katakan dalam Alkitab itu penting bagi kita,
bahwa Dia ada didalam kamu, dan kamu ada
didalam Dia.
*Ini yang paling penting apakah Dia ada
didalam kita atau kita bertahan dengan kata2 omnipresent dan lain sebagainya,
sementara realita Dia ada dalam kita ndak pernah kita lihat! 48:08d.
RPK KYM 02
September 2019 Pendeta Yahya Kawinda dan audio nya Klik berikut:
KEHENDAK
ALLAH.
2 bulan ini
Agustus dan Sept 2019 kita sudah berbicara ttg Kehendak A/, Dimana Kehendak A/ semuanya berpusatkan Pada K/.
Tema : Kehendak A/ yaitu hidup kita sebagai anak-anak
terang. Apa yang dimaksud dengan HIDUP SEBAGAI ANAK-ANAK TERANG.
Terambil dari Efesus 5:6-11.
Jelas sekali
bahwa Kehendak A/ “untuk semua orang percaya yang berada dalam K/”, harus hidup
sebagai anak2 terang.
Artinya
mereka bertindak, berfikir, dan berbuat sebagai anak2 terang, bukan sebagai
orang beragama. Hasil dari hidup orang percaya sebagai anak2 terang (baca ayat
9).
Terang itu
berbuah, ada buahnya, kebaikan, keadilan, dan kebenaran tiga hal ini bukan
ajaran manusia tetapi berdasarkan pohon itu.
Buah dari
Sang terang itu.
Yesus
mengidentifikasikan diri sebagai terang, terang yang diharapkan oleh orang2
yang hidup didalam dunia dan yang hidup didalam kegelapan (karena mereka
keturunan daripada adam yang berada dan sudah hidup didalam kegelapan. Terang
itu Y/. Y/ katakan Akulah terang dunia. Yohanes 8:12. (terang hidup )
Apa itu terang hidup
Banyak orang
merasa bahwa dia hidup didalam terang, dan banyak orang berpikir apa sih terang
itu? sehingga banyak orang menafsirkan terang itu ialah perbuatan2 baik dsbnya04:42d.
Terang itu bukan perbuatan, hasilnya
memang perbuatan, kalau kau hidup dalam terang, maka hasilnya perbuatan, tapi
terang itu adalah K/ sendiri.
Dengan jelas
Yohanes mengidentifikasikan terang ini K/ didalam Yohanes 1 berkata pada
mulanya ayat 1. Kemudian ayat 4 Yohanes katakan dalam Dia ada hidup dan hidup itu terang manusia.
Jadi kalau
ada orang mau mengikut Y/ maka dia hidup dalam terang itu, dan yang mengagetkan
ini dikatakan dengan jelas dalam ayat yang ke-lima ini terang ini bercahaya dalam kegelapan dan kegelapan tidak menguasainya.
Jadi Dia
sudah hadir didalam kegelapan (dunia). Dunia
ini adalah kegelapan.
Bagaimana kita tahu bahwa terang itu
hadir?
Ayat yang
berikutnya (ayat 9), apa itu terang yang sesungguhnya? Tadi yang Y/ katakan, Akulah terang dunia ini.
(Ayat 10) Ia telah ada di dalam dunia dan dunia
dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
Ayat 10
dengan jelas mengatakan bahwa Y/ sudah
datang. Bukan datang 2000 tahun yang lalu, tetapi Dia ada didalam dunia,
lihat ini : ayat 1 dan ayat 10 Terang itu
telah ada di dalam dunia.
Bagi mereka
yang tidak melihat terang ini, Y/ yang sudah datang ini, mereka hidup didalam
kegelapan.
Betapa
pentingnya kita perlu tahu bahwa Y/ sudah datang. Bagi anda yang menantikan Y/
datang perhatikan baik-baik perkataan Nya ini : ayat 10.
Dia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Dia.
Dunia
menolak kalau Y/ sudah datang.
Tidaklah
heran begitu banyak ajaran2 dalam agama K/ yang mengatakan bahwa Y/ belum
datang, itu bukan ajaran K/, karena FA/ Dia katakan dalam Yohanes 1:10 ini, Ia, Yesus itu telah ada didalam dunia.
Dan Dia
tidak pernah meninggalkan dunia. Kalau ada yang berkata : “Oh Dia sudah pergi
ke sorga, berarti terang itu telah meninggalkan dunia, nah kalau terang
meninggalkan dunia berarti dunia tidak punya terang, lalu bagaimana kita bisa
disebut sebagai anak-anak terang?. 07:51d, kalau dunia tidak punya terang, kalau Y/ meninggalkan dunia ini, kalau
terang itu tidak ada pada anda, bagaimana
anda bisa bangga menjadi anak terang?
Bagaimana anda bisa hidup sebagai
anak-anak terang.
Sementara
terang tidak ada.
Sementara
anda menantikan terang datang
Perhatikan
ayat 11 (jelas sekali). Ia (Yesus yang
adalah Terang ini) datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang
kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Banyak orang
berkata : “Pak! saya sudah menerima Y/, ok, saya sudah lahir baru Ok,”)
mungkinkah engkau lahir baru dan tahu bahwa engkau kepunyaan A/, namun adakah engkau tahu bahwa Terang itu
ada padamu?.
Adakah
engkau tahu bahwa K/ datang kepada milik kepunyaanNya. Kalau saya ini milik
kepunyaan A/, maka K/ datang kepada saya.
Ayat 11,
namun / tetapi orang2 kepunyaanNya tidak menerima Dia. Jadi bukan orang2 yang tidak percaya.
Apakah anda mau disebut sebagai salah
satu orang percaya yang menolak Y/? Tentu tidak kan, lalu bagaimana sikap anda?
Up to you, tetapi bagi ku aku mau
menerima Dia “Christ in me”.
Ini orang2
kepunyaanNya ternyata mereka masih menantikan “kapan Dia datang?”
Itu berarti mereka menolak Dia yang
sudah datang, Dia yang menjadikan mereka menjadi milik kepunyaanNya.
Ia datang kepada milikNya.
Ia datang kepada orang2 percaya.
Ia datang kepada orang2 yang mengaku
“aku milik A/”
Tetapi orang2 kepunyaanNya ini tidak
menerima Dia.
Kalau ada
yang berkata Y/ belum datang, ayatnya Yohanes 1:10-11 jelas sekali dikatakan. Ia, Yesus itu telah ada didalam dunia.
Terang itu telah, telah, telah datang ada didalam dunia.
Itu
karenanya kita disebut anak2 Terang.
Sehingga
menganggap Y/ belum datang, memberitakan bahwa Y/ belum datang, itu sama dengan
memberitakan bahwa Terang itu belum datang kedalam dunia. Terang itu sebenarnya
Y/. Bagaimana kita memisahkan antara Terang itu dengan Y/. Adakah anak2 Terang
bisa memisahkan hal itu?. Tidak!, hanya
orang2 didalam kegelapan saja yang bisa memisahkan, kenapa? Karena dia tidak
melihat terang itu. 10:35d.
Karena
kegelapan tidak berbuah kebaikan. Kegelapan
itu tidak dapat melihat K/ didalam dia. Kegelapan itu karena tidak ada terang
didalam dia.
Betapa
bahayanya mc kalau dia masih menantikan K/ datang. Betapa bahagianya orang yang
sudah ada didalam Terang. Karena seharusnya kalau dia ada didalam Terang maka
dia bisa melihat Yesus ada didalam dia. Dia bisa melihat realita2 yang telah
dikerjakan, dan dia bisa melihat dimana
dia hidup didalam Kehendak A/. Allah tidak bisa anda lihat didalam kegelapan.
Bahkan didalam Allah pun tidak ada kegelapan.
Karena A/
adalah terang.
Jadi kalau
anda dan saya percaya K/ maka anda dan saya adalah orang2 yang sudah
dipindahkan dari gelap kepada Terang
kedalam Kerajaan AnakNya yang terang. Didalam Dia, didalam AnakNya, didalam K/
yang tentu saja anda dan saya ada didalam Dia. Supaya kita hidup menurut terang itu. 11:42d.
Kalau kita
tidak melihat realita itu, maka kita akan melihat kiri-kanan-kiri-kanan dalam
kegelapan, Yesus belum datang. Apakah anda dan saya disebut anak terang, kalau
Y/ belum datang?
Sementara Y/
itu adalah Terang itu sendiri,
Kalau anda
berteriak Y/ belum datang, Rasul Paulus dalam Efesus tadi mengatakan jangan
kamu disesatkan orang dengan kata2nya yang hampa,
Apa itu kata2 yang hampa?
Kata2 yang
tidak terlihat, kata2 yang ada dalam kegelapan, kata2 yang tidak pernah melihat
Terang T/, kata2 yang masih berkata bahwa Y/ belum datang, yang datang Cuma
RK/, Tidak pernah didalam Alkitab dikatakan bahwa RK/ itu terang dunia, Y/
tidak pernah berkata RK/ itu terang, Y/ berkata, Akulah terang dunia.
Jadi
definisi Terang itu adalah Kristus.
Dan
mengatakan K/ belum datang, itu kata2 yang hampa karena kita hidup didalam
kegelapan.
K/ sudah
datang. Soal pemahaman kita tidak jelas itu bukan Terang itu tidak pernah. Lalu
dikatakan pada ayat ke 12, lalu semua orang yang menerimaNya menerima Y/,
bagaimana kalau Dia tidak datang, lalu anda menerima Nya bagaimana? Barang
siapa yang menerima Dia (kita masih berbicara didalam konteks dimana Y/ adalah
terang, Y/ yang adalah Firman, Y/ yang adalah A/ itu), setiap orang yang menerima Dia, diberinya Kuasa menjadi anak-anak A/.
Inilah yang disebut orang2 percaya, OP/.
Jadi OP/ itu bukan orang beragama Kristen, maaf saja, bukan karena anda pindah
agama lalu anda disebut OP/, bukan karena anda lahir dalam keluarga Kristen
beragama kristen lalu anda disebut OP/, bukan karena setelah anda dewasa lalu
anda sadar harus berbuat baik karena Y/itu Kasih lalu anda berkata bahwa anda
OP/, tidak.
OP/ adalah orang yang bukan diperanakkan
bukan dari darah dan daging bukan secara jasmani oleh keinginan seorang
laki-laki, tetapi orang yang diperanakkan dari A/.
Orang yang
diperanakkan dari Terang itu. Makanya mereka disebut sebagai anak-anak terang.
Karena A/
itu terang, diperanakan dari A/.
Kenapa mereka bisa disebut anak-anak
terang ? karena ada kehidupan A/ didalam mereka. Apa itu Kehidupan A/, Kristus
adalah kehidupan A/yang ada dalam mereka.
Kita sering
mengutip pasal 1 injil Yohanes, pada mulanya ada Firman, tetapi pernahkan kita
sungguh2 merenungkan perkataan di ayat yang ke-10, bahwa Ia telah ada didalam
dunia dan Ia datang kepada milik kepunyaanNya. Oleh karena engkau milik kepunyaan A/ , hiduplah sebagai anak terang.
Jangan biarkan kegelapan menguasaimu.
Lihatlah K/
itu karena Dia sudah datang. Jangan biarkan pemahaman bahwa Dia belum datang. Lihat K/ adalah lihat realita K/ yang sudah
datang, 15:37d.
Kalau anda tidak melihat realita K/ yang
sudah datang maka anda hidup didalam kegelapan.
Bahkan Rasul
Paulus katakan di Efesus ayat ke-7 lebih dasyat lagi. Ayat 6 disesatkan orang, kata2 yang hampa kata2 yang tidak punya
realita, kata2 yang disampaikan dalam kegelapan yang mendatangkan murka A/,
atas orang2 durhaka.
Ayat ke-7 dia katakan, jangan berkawan
dengan mereka, kenapa? Karena gelap dan terang tidak dapat bersatu.
Minta terang
itu bercahaya didalam engkau, terangi pikiran mu dan terangi hatimu supaya engkau bisa melihat realita K/ yang
sudah ada itu. bukan ternina bobo dari perkataan hayalan dalam dunia ini.
Saya berkata realita K/.
Dunia yang
menyatakan Y/ belum datang.
Mengapa
dunia bisa menyatakan itu karena dunia kegelapan.
Dunia tidak
berbuahkan terang.
Dunia tidak
memiliki satu titik terangpun didalamnya.
Dunia itu gelap, karena itu milik
kepunyaan iblis.
Tidaklah
heran kalau mereka tidak melihat cahaya K/ yang bersinar itu ada didalam
mereka.
Tidaklah
heran kalau mereka mengharapkan terang itu datang. Hanya orang2 yang hidup
didalam terang yang disebut Imamat yang Rajani,
1 Petrus 2:9
ingat tadi, Yesus datang kepada kepunyaanNya. Dia datang kepada orang2 yang
sudah lahir baru sebenarnya sehingga mereka dilahir barukan namun banyak orang2 ini tidak menerima Dia.
Kenapa? Mereka masih menantikan Yesus datang.
Mereka tidak
melihat Dia yang sudah ada, mereka tidak melihat Dia yang melahirkan mereka.
Kamu imamat yang Rajani … supaya kamu
memberitakan perkara2 yang besar dari Dia yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan, kepada TerangNya yang ajaib.
Kolose 1:13
Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kedalam kerajaan
AnakNya yang kekasih. 18:44d. Jadi kita sudah dibebaskan dari kegelapan,
mengapa kita mau percaya kepada pemberitaan2 mereka yang hidup didalam
kegelapan itu.
Tentu saja aneh, kita sudah memiliki
terang dan masih menantikan terang itu. Kita perlu mengkoreksi kembali
pemahaman2 ini.
Perhatikan ayat 18 dari Yohanes 3. Ini fakta
yang jelas, yang jangan sampai kita tunggu2 penghakiman dan pada saat nanti
anda mati anda menyadari dengan realita bahwa selama anda hidup ternyata anda
dan saya berada dalam hukuman hanya karena tidak percaya akan terang itu.
(Pak Suhanda),
kita lihat bahwa terang itu datang kepada milik kepunyaanNya, bukan diluar
daripada milikNya, banyak orang mengatakan bahwa mereka sudah menjadi milik
kepunyaanNya, tetapi terang itu belum ada karena sudah pergi ke surga, Apakah
orang yang demikian bisa mengaku bahwa ia itu milikNya?
(JK)
realitanya mungkin mereka sudah lahir baru, menerima Yesus tetapi kenyataan
kehidupan mereka memperlihakan mereka menyulai kegelapan, mereka mungkin sudah
menerima Y/ makanya mereka menjadi milik kepunyaanNya, tetapi dalam hidup
mereka (sama seperti menyangkal), menyangkal, karena orang menjadi milik Y/
karena ada terang itu, tetapi didalam hidup mereka, mereka tidak melihat terang
itu, atau mereka melihat terang itu tetapi tidak mau datang kepada terang itu,
kenapa? Karena mereka memiliki hati yang jahat, (apakah pemikiran mereka bahwa
terang itu sudah kembali ke surga?) Oh kalau terang sudah kembali ke surga lalu
bagaimana anda bisa disebut anak terang? Lalu Firman berkata, terang telah
datang kedalam dunia. Lalu bagaimana dunia ini hidup kalau terang sudah kembali
ke surga?. Berarti dunia ini tidak punya terang karena Terang itu Kristus. 21:48d.
Kalau tidak
ada dalam terang, semua itu hidup dalam
kegelapan.
Hidup bersama pemberitaan2 didalam kegelapan
adalah hidup dengan berpikir dan percaya kepada pemahaman2 yang tidak ada
didalam Alkitab:
Sebenarnya
di Alkitab tidak ada kedatangan Y/ yang ke-2 kali.
Ketik tubuh
kemuliaan dalam Alkitab LAI, kalau tidak ada, jangan kita beritakan tubuh
kemuliaan. Kalau ndak ada suarakan, sampaikan sebenarnya ayatnya ndak ada.
Kalau saya
menyampaikan apa yang tertulis dalam LAI. 35:14d.
Olga bogor
barat, kalau begitu umat kristen masih hidup dalam kegelapan? (JK) tentu saja
yang masih menenantikan Y/ hidup dalam kegelapan.
Tidaklah
heran banyak orang terpaku pada fenomena2 alam (gempa bumi, gunung meletus,
tsunami dll) lalu berkata sebentar lagi Y/ datang, kenapa? Karena ndak bisa
diuji, tetapi kalau anda didalam terang begitu ada bunyi anda tau apa yang
berbunyi ternyata pintu yang sedang ditutup. 41:10d.
Anda tahu
dengan jelas, anda sampaikan, oh itu pintu bukan makhluk halus.
Para Rasul tidak pernah menyampaikan ada
tubuh kemuliaan. Kan sederhana, anda lihat dalam terang, baca saja Alkitabnya.
Kalau kita mau hidup dalam terang kita
harus mengubah pola pikir kita, kalau kita tidak mau mengubah pola pikir kita
itu buktinya bahwa kita lebih senang dengan kegelapan. 41:50d. mereka menyukai kegelapan
karena perbuatan2 mereka jahat (Efesus tadi).
Jangan bodoh. Efesus 5:17. Kehendak A/ kita sebagai
anak-anak terang.
Kehendak Allah
memang jelas, kenapa Dia memindahkan kita kedalam terang karena Dia punya
tujuan, seorang Ayah menyekolahkan anaknya
karena dia punya tujuan, katakanlah
Allah yang memiliki kita yang telah melahirkan kita, memindahkan kita dari
gelap kepada terang Dia punya tujuan
supaya kita hidup dalam terang, bukan supaya kita terus hidup dalam kegelapan, tetapi
kita menelanjangi perbuatan kegelapan supaya saudara2 kita juga yang sudah
dipindahkan dalam terang melihat realita bahwa kamu sudah dalam terang. Tanggalkan
pikiran2 kegelapan itu. 43:10d.
Pelita itu jangan ditaruh dibawah gantang kata Yesus. Taroh pelita itu ditempat yang bisa
terlihat, jangan taroh dibawah bantal, taroh diatas supaya orang bisa melihat
cahayanya. 43:43d.
Pertanyaan
bagaimana dengan Wahyu 22:20. (JK) ayat itu tidak akan berubah, kalau Y/
katakan Aku datang segera, ya segera, bukan menunda nunda, dan Dia katakan ayat
ini 2000 tahun yang lalu, waktu itu segera, masa sampai
sekarang masih segera? 44:12d.


